Detik Lalu
Dudukku di kursi beranyaman
Selagi air mencium
sari diri
Mengelokkan air dalam
aliran
Mengajakku kembali
pada pagi lalu
Ah, inginku pada detik
itu
Saat esapan itu murah
nan indah
Tidakkah kau ada pada
detik itu?
Saat kau tidur pun
kaki melangkah
Selayak ribuan kaki
jauh dari pagi
Sore kini rantingpun bersuara
Menghardik seraya daun
mencaci
Selayak angin menghentak
kelopak jiwa
Oh, detik di pagi
lalu…
No comments:
Post a Comment