Monday, October 21, 2013

Untuk Yang Mendiamkanku...


Rengkuhan Malam atas Pagi

Aku tak sejujur tunas rumput
Yang mengangguk dalam rinai awan
Punku tak seramah tanah
Yang pantas meminang hangatnya pendar

Aku sesederhana lalat membau cinta
Yang terpedaya sempitnya logika
Kala jemari menyilang dusta
Selagi kata merangkai kosongnya asa

Aku limbung diterpa detik waktu
Merapuh dalam hambarnya rasamu
Meniadakan pandu di gelapku
Aku melenyap dalam keberadaanku

Inikah benar itu? Tanyaku
Inikah si perawan rasa?
Yang datang tak terpanggil
Yang hadir tak terelak

Aku jatuh dalam ketidakmampuanku
Merajut ketidakmungkinan dalam bisu
Merengkuh malam atas kerahiman pagi   
Meminang hati yang tak mungkin terdaki  

No comments:

Post a Comment