Sajak Menunggu
Aku menunggumu
Sembari aku memahat
sepi
Selagi angin
menyilapkan sunyi
Kala daun enyak dalam
pelukan biru
Aku menungguimu
Dibalik tembok
penyekat asa
Yang kakinya erat
merekat tanah
Yang kepalanya sampai
menggapai biru
Aku menungguimu
Mengintipmu dibalik
siku bahu
Menyelipkanmu dalam
rapalku
Menemani langkahmu
dalam diamku
No comments:
Post a Comment