Wednesday, October 19, 2011

Air Mata Tabu


Air Mata Tabu

Serupa daun merindu embun
Tersibak hening kehampaan angin
Awan merah meluruh hitam digurun
Menenggelamkan senja dalam dingin


Kutanya riak air dilautan
Bahana sajak menyelinapi rongga karang
Menenggelamkan angan di savanna kesendirian
Menyelimuti hati si rumput gersang


Berjalanku dipasir menjalang
Kuterka arah dalam pelukan gontai
Menyesapi perih dibawah bintang
Menunggumu dalam hati berderai

hmwa

No comments:

Post a Comment