Sunday, December 18, 2011

Tarian Angin



"Tunggu aku di sini," ucapku. "Sebentar. Ku janji akan pulang sebelum gerimis datang, dan memeluk tubuhmu dari belakang, memegang tanganmu agar mereka tetap hangat. Tak usah perdulikan tanganku yang akan membeku diburu angin dingin menderu. Tak usah perdulikan langkahku yang akan semakin menggontai dari garis pantai."

"Karena ku yakin, ketika tubuh ini limbung mencium tanah, ada kamu di dekatku," bisikku. HMWA

No comments:

Post a Comment